Pengenalan LNB Universal Ku band, LNB C Band dan LNB S Band

Baca Juga

LNB Universal
Pengenalan LNB Universal Ku band, LNB C Band dan LNB S Band - Bagi anda yang baru belajar dunia satelit televisi tentu bertanya -tanya ketika melihat parabola baik yang berbentuk jaring-jaring (mesh) ataupun parabola jenis solid (biasanya parabola mini seperti parabola indovision, ninmedia atau yang lainnya) di ujungnya terdapat sebuah alat kecil yang bentuknya bermacam - macam sebenarnya itu alat apa dan fungsinya untuk apa? nah kali ini masbilal akan menuliskan tentang LNB( low noise block downconverter) berjenis LNB Universal Ku Band, LNB C Band dan LNB S Band

LNB Parabola berfungsi untuk menerima sinyal satelit televisi yang nantinya data dari lNB ini akan di teruskan ke receiver untuk di ubah menjadi sinyal video+audio ke televisi, LNB memiliki beberapa jenis di antaranya LNB Universal Ku Band, LNB C Band dan LNB S Band perbedaan dari ketiga LNB itu adalah jenis frekuensi yang bisa di terima oleh masing -masing LNB.

LNB S Band

Kelebihan LNB S Band
 Untuk kelebihan LNB S Band antara lain ukuran piringan parabola dalam menangkap sinyal satelit biasanya menggunakan parabola mini atau relatif kecil, lebih tahan terhadap hujan atau cuaca mendung

Kekurangan LNB S Band
Saat ini di Indonesia LNB S Band hanya di gunakan oleh satelit MNC Group yaitu  Oke Vision, Top TV, Indivision yang sekarang menjadi MNC Vision
 
LNB C Band
Kelebihan LNB C Band
Kelebihan dari LNB C Band adalah tahan terhadap cuaca mendung atau hujan, siaran televisi lokal tersedia di satelit Telkom 3S dan Palapa, banyak siaran luar yang bisa di tangkap dan di nikmati dengan gratis seperti asiasat, thaicom, ABS, Intelsat, Chinasat, Measat, dll.

kekurangan LNB C Band
Ukuran dish atau piringan parabola yang cukup memakan tempat karena standar piringannya biasanya mulai dari ukuran 8 Feet (jaring) 6 feet (solid)

Untuk LNB C band terbaik bisa di lihat dari noise yang di beri nilai kelvin, semakin kecil kelvinnya maka semakin bagus LNBnya
 
LNB Universal Ku Band
 
Kelebihan LNB Universal Ku Band
Kelebihan dari penangkapan sinyal satelit dengan sinyal LNB Universal Ku Band adalah piringan parabola / dish yang relatif kecil, untuk televisi lokal bisa di tangkap di satelit chinasat 11 (ninmedia) dan banyak siaran televisi dari satelit luar negeri yang bisa di nikmati secara gratis seperti satelit Apstar 7, Thaicom, ST2, measat, asiasat, Vinasat, Koreasat, dll.

Kekurangan LNB Universal Ku Band
untuk kekurangan dari LNB Universal Ku Band adalah apabila terkena hujan atau cuaca mendung terkadang kualitas sinyal menurun bahkan bisa hilang.

Untuk LNB Universal Ku Band di bagi menjadi 2 tipe yaitu Tipe Prime Focus dan Tipe Offset, dan untuk mengetahui ciri dari kedua tipe tersebut adalah sebagai berikut :

LNB Universal Ku Band tipe Offset
- Noise 0,5 db kebawah (0,3 sampai 0,5)
- pas di gunakan dengan piringan bekas pay tv seperti Telkomvision, Indovision, dll
-sering di gunakan untuk mencari satelit dengan frekuensi kuat seperti satelit NSS
-Harga LNB Ku Band tipe offset 50-150 ribu

LNB Universal Ku Band tipe Prime Focus

- Noise 0,1-0,2 db
- Pas di gunakan dengan piringan parangan solid
- sering di gunakan untuk mencari satelit Optus
- Harga 300-800 ribu

Untuk penentuan LNB Ku band terbaik bisa di lihat dari noise gain LNBnya semakin kecil noise gain maka sensitifitas penerimaan sinyal bisa semakin kuat.

LNB memiliki 2 polaritas yaitu Horizontal dan Vertikal bagi anda yang sedang belajar tracking (mencari sinyal) satelit kemudian setelah menemukan sinyal tetapi ada beberapa siaran yang tidak terdeteksi mungkin bagian ini bisa menjadi perhatian karena terkadang LNB bisa mati salah satu polaritasnya.

saat ini ada beberapa produsen LNB yang membuat LNB Combo maksud dari LNB combo ini adalah satu LNB tetapi memiliki output sinyal Ku Band dan C band sehingga apabila ada satu satelit yang memiliki sinyal Ku Band dan C band maka kedua sinyalnya bisa langsung di tangkap sekaligus, dan untuk pemilihan LNB Combo terbaik mungkin merk-merk seperti Matrix atau venus bisa menjadi pilihan. Mohon di perhatikan ada LNB Combo dan ada juga LNB Dual Output kalau LNB dual output maka LNB tersebut memiliki 2 Polarisasi Vertical dan 2 polarisasi Horisontal tetapi bekerja di jenis yang sama contoh LNB C Band Dual Output maka kedua outputnya sama-sama C Band bukan yang 1 output C band dan yang 1 lagi output Ku Band.

Untuk pencarian sinyal satelit dan panduan siaran anda bisa melihat dari website lyngsat dimana di sana di jelaskan tentang parameter satelit seperti seberapa kuat sinyal dan area jangkauannya, Frekuensi, simbol rate, polaritas, kualitas video/audio dan PID video dan audionya.

Demikian postingan masbilal tentang pengenalan LNB Universal Ku band, LNB C Band dan LNB S Band apabila ada yang ingin di tanyakan bisa mengisi kolom komentar di bawah, dan apabila postingan ini di rasa bermanfaat silahkan di bagikan. Terima Kasih

Subscribe untuk update terbaru:

0 Response to "Pengenalan LNB Universal Ku band, LNB C Band dan LNB S Band"

Posting Komentar